header image
 

Aku Menepati Janjiku, Little Angel!

Ketika, Alfa Milano, keponakan gw terkena leukemia 3,5 tahun lalu, gw jadi tahu susahnya dapet darah itu. Walaupun dokternya dah bilang, kalau si Alfa harus dapat 3 kantong darah hari ini, 2 untuk trombosit dan 1 untuk HB-nya, tapi belum tentu hari itu hari ini kita dapat ketiga-tiganya. Lebih parahnya, belum tentu kami dapat darah hari ini. Kadang-kadang, Kakak gw harus 2-3 kali ke PMI dalam sehari untuk menanyakan apakah sudah ada persediaan darah golongan B hari ini. Itupun pagi memasukkan request, malam kadang baru dapat, hanya 1 kantong lagi. Kadang, gw dapat tugas untuk mengambil darah di bank darah Rumah Sakit Dr. Soetomo (kalau stok sedang ada) dan elu tahu bagaimana rasanya membawa sekantung darah itu?? You feel like you hold a life in your palm hand.

Gw pernah ikut juga ke kantor PMI Surabaya dan melihat orang-orang berbaris menunggu jatah darah, karena hari itu libur nasional, jadi persediaan darah di PMI benar2 menipis. Padahal, waktu itu HB si Alfa terjun bebas setelah kemoterapi. Trust me, siapapun yang sedang antri hari itu, anak, bapak-ibu, saudara, istri, kekasih, teman mereka sedang berhitung dengan waktu, apakah hari ini masih ada harapan atau tidak. Bahkan, kalau dibolehkan, rasanya tidak apa darah kita diambil tiap bulan, asal ada senyum lagi pada wajah anak-anak berwajah pucat dengan rambut menipis yang ada di bangsal onkologi anak itu. Sejak itu gw berjanji, selama gw sehat, gw akan mendonorkan darah gw.

 

Tapi Tante Alfa ini memang payah sekali. Baru 2 tahun setelah “My Little Angel” meninggal, gw baru ingat kalau gw pernah janji untuk mulai jadi pendonor. Akhirnya setelah tanya Om Google, gw tahu alamat PMI Jakarta di Jalan Kramat Raya, yang sebenar-benernya nggak jauh2 banget dari kos gw. Rasa jarumnya masih sama dengan 2 tahun lalu, nggak menyakitkan (masih lebih sakit digigit semut merah endut di pohon rambutan, belakang rumah gw). Yah lumayanlah, sebagai starting gw dah dapat cap 2 kali di kartu donor gw hii…hi…. Selain itu, bisa cek hepatitis, HIV dan……………….ehm Syphilis gratis tiap 3 bulan! Imbalannya? Ah, cukup dengan mengkhayalkan kalau darah gw bakal dipakai oleh cowok ganteng yang lagi nggak terbaring kena demam berdarah, cukup menyenangkan kok! Soal baik untuk kesehatan atau perasaan senang karena sudah menolong sesame, Itu Cuma Bonus.

~ by damay-anti on December 21, 2008.

Leave a Reply